Perancangan Fasilitas Korban Kekerasan Seksual “Harsa Traumatic Center” dengan Pendekatan Healing Therapeutic di Surabaya
DOI:
https://doi.org/10.31101/jas.v4i1.3249Abstract views 148 times
Abstrak
Pelecehan seksual yang terjadi di Indonesia memiliki angka yang cukup tinggi dan terus meningkat dari tahun ke tahun. Berdasarkan data dari Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak Terdapat 90 % memperlihatkan bahwa korban di dominasi dengan rentang umur 13 – 17 tahun. Hal ini dapat menimbulkan trauma pada korban baik secara fisik maupun psikologis. Menanggapi permasalahan tersebut, penulis melihat kebutuhan yang terkait memberikan upaya dengan perancangan fasilitas berupa pusat rehabilitasi korban kekerasan seksual sebagai sarana pengobatan dan pemulihan. Sarana ini menyediakan wadah sosial untuk para korban dengan mengimplementasikan pendekatan healing therapeutic di arsitektural.
Unduhan
Data unduhan belum tersedia.
Unduhan
Diterbitkan
2025-01-20
Cara Mengutip
ishmah, annisa fildzatil. (2025). Perancangan Fasilitas Korban Kekerasan Seksual “Harsa Traumatic Center” dengan Pendekatan Healing Therapeutic di Surabaya. JAS: Journal of Architecture Students, 4(1). https://doi.org/10.31101/jas.v4i1.3249
Terbitan
Bagian
Articles
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

