Hubungan fatigue terhadap nyeri otot Upper Trapezius pada karyawan Rumah Sakit Bethesda

Authors

  • Ricky Sugiarto Santoso Universitas Aisyiyah Yogyakarta
  • Andry Ariyanto Universitas Aisyiyah Yogayakarta
  • Agus Riyanto Universitas Aisyiyah Yogayakarta

DOI:

https://doi.org/10.31101/jitu.4613
Abstract views 14 times

Keywords:

durasi kerja, fatigue, nyeri otot Upper Trapezius

Abstract

Nyeri otot upper trapezius sering dialami oleh pekerja, terutama yang bekerja dalam durasi panjang dan posisi tubuh tidak ergonomis, sehingga berisiko mengalami musculoskeletal disorders (MSDs). Di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta, banyak karyawan melakukan gerakan berulang dan bekerja dalam waktu lama, yang dapat menyebabkan kelelahan dan nyeri otot. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh durasi kerja terhadap kelelahan (fatigue) dan hubungannya dengan nyeri otot upper trapezius. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif korelatif dan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 38 karyawan dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi dan kuesioner menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) untuk nyeri dan Fatigue Assessment Scale (FAS) untuk kelelahan. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata durasi kerja responden adalah 6,61 ± 2,354 jam dan skor kelelahan rata-rata 35,13 ± 7,591. Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara durasi kerja dan kelelahan (p = 0.000), yang menunjukkan korelasi kuat. Kesimpulannya, terdapat hubungan signifikan antara durasi kerja dan fatigue yang berdampak pada nyeri otot upper trapezius. Disarankan agar karyawan menerapkan postur kerja ergonomis dan melakukan peregangan secara rutin untuk mencegah kelelahan otot.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amardibta, A. S. P., & Darnoto, S. (2023). Hubungan beban kerja fisik dengan kelelahan kerja pada pekerja batik cap di Kelurahan Kenep Sukoharjo (Skripsi). Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Ayu, N. D., Nur’aini, & Carwadi. (2024). Hubungan faktor individu dan pekerjaan dengan keluhan nyeri leher pada pekerja di PT. Bukaka Teknik Utama Tbk Cileungsi. Jurnal Kebidanan, 13(1), 9–26.

Bagaswara, D. G., Antari, N. K. A. J., Widnyana, M., & Wibawa, A. (2021). Pengaruh durasi kerja terhadap disabilitas leher pada sopir taksi online di Denpasar. Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia, 9(2), 122–127. https://doi.org/10.24843/MIFI.2021.v09.i02.p11

Bahrudin, M. (2018). Patofisiologi nyeri (pain). Saintika Medika, 13(1), 7–13. https://doi.org/10.22219/sm.v13i1.5449

Genebra, C. V. D. S., Maciel, N. M., Bento, T. P. F., Simeão, S. F. A. P., & Vitta, A. de. (2017). Prevalence and factors associated with neck pain: A population-based study. Brazilian Journal of Physical Therapy, 21(4), 274–280. https://doi.org/10.1016/j.bjpt.2017.05.005

Hakim, F., Saleh, I., Trisnawati, E., Marlenywati, & Puspitasari, E. (2025). Risiko keluhan musculoskeletal pada aktivitas bekerja kelompok di PT. Antam Tbk. UBPB Kalimantan Barat. Jurnal Kesehatan Khatulistiwa, 13(4), 394–408.

Handayani, S. D., & Suharyanto. (2025). Analisis risiko ergonomi dan prevalensi musculoskeletal disorders (MSDs) pada pekerja kasir menggunakan CMDQ. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(3), 1457–1471.

Ichsanti, P. N., Sari, A. D., & Istiqomah. (2023). Hubungan durasi penggunaan gawai dengan neck pain pada anak usia sekolah di SD Negeri Purwobinangun. Jurnal Kesehatan Vokasional, 8(4), 295–299.

Kurniawati, A. T., Dwiyanti, E., Ningtiyas, S. F., & Alfayad, A. (2024). Hubungan postur kerja dengan keluhan musculoskeletal disorders pada pekerja pabrik tahu X di Banyuwangi tahun 2023. Media Gizi Kesmas, 13(2), 614–620. https://doi.org/10.20473/mgk.v13i2.2024.614-620

Mella As-Syifa, R., Hutasoit, R. M., & Kareri, D. G. R. (2020). Hubungan antara sikap kerja terhadap kejadian neck pain pada penjahit di daerah Kuanino Kota Kupang. Cendana Medical Journal, 20(2), 164–171.

Panjaitan, D. B., Octavariny, R., Br Bangun, S. M., Isnani Parinduri, A., & Julfiani Ritonga, A. (2021). Hubungan beban kerja dan masa kerja dengan keluhan nyeri leher pada penjahit di Lembaga Latihan Kerja Lubuk Pakam tahun 2020. Jurnal Kesmas dan Gizi, 3(2), 144–148. https://doi.org/10.35451/jkg.v3i2.599

Pratama, A. P. (2021). Hubungan umur, masa kerja dan shift kerja dengan kelelahan kerja karyawan di unit produksi PT. Bara Adhi Pratama di Kabupaten Bengkulu Utara (Skripsi). Poltekkes Kemenkes Bengkulu.

Rahmawati, I., Batara, A. S., & Rahman. (2024). Hubungan beban kerja, lama kerja, status gizi dengan kelelahan kerja di PT. Japfa Makassar. Window of Public Health Journal, 5(2), 311–320. https://doi.org/10.33096/woph.v5i2.1269

Safithry, Yunika, C., & Susilawati. (2023). Analisis postur kerja dan keluhan musculoskeletal disorders (MSDs) pada petani (studi literature review). Zahra: Journal of Health and Medical Research, 3(4), 395–405.

Tanveer, F., & Shahid, S. (2017). Prevalence of neck pain among doctors of physical therapy students of University of Lahore due to bad posture. Rawal Medical Journal, 42(2), 166–169.


Downloads

Published

2026-05-04

How to Cite

Santoso, R. S., Ariyanto, A., & Riyanto, A. (2026). Hubungan fatigue terhadap nyeri otot Upper Trapezius pada karyawan Rumah Sakit Bethesda . Journal Physical Therapy UNISA, 6(1), 43–48. https://doi.org/10.31101/jitu.4613

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.