Kepedulian masyarakat sehat sebagai bentuk bela negara pada pilkada serentak di Bantul
DOI:
https://doi.org/10.31101/hayina.2453Abstract views 650 times
Keywords:
Covid-19, bela negara, eduksi kesehatan, gotong royong, pilkadaAbstract
Artikel ini berupaya menjelaskan bahwa setiap masyarakat memiliki kewajiban melakukan bela negara di tengah pandemi Covid-19 sesuai dengan peran dan kapasistas di wilayahnya masing-masing sebelum maupun setelah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bantul. Salah satu kegiatan bela negara yang relevan pada masa ini dilakukan melalui edukasi hidup sehat. Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Bantul dapat dikatakan paling tinggi di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Padukuhan Mertosanan Desa Potorono Kecamatan Banguntapan merupakan salah satu wilayah di Bantul dengan kasus yang tinggi, sementara itu mobilitas sosial masyarakat masih tergolong cukup tinggi pula tanpa diimbangi dengan edukasi terkait pandemi Covid-19. Pengabdian ini dilakukan dengan metode koordinasi, promosi, sosialisasi, pemberdayaan sumber daya masyarakat, dan edukasi, hingga metode monitoring, evaluasi dan pelaporan terkait dengan kepedulian masyarakat sehat sebagai bentuk bela negara di tengah pandemi Covid-19. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa masyarakat memiliki potensi untuk melakukan bela negara sesuai dengan peran dan kapasistasnya masing-masing. Kegiatan gotong royong saling membantu bagi warga terdampak Covid-19 dengan iuran kampung, membagikan sembako, membagikan alat-alat kesehatan, hingga menjaga kebersihan di tempat pelayanan publik seperti Masjid.
Downloads
References
Ahmada, Saqib F., Marsetyo, Fernandito
D., Putri, Rizqy A. (2020). Solidaritas Pangan Jogja sebagai Aktor Alternatif Penyedia Kesejahteraan di Masa Krisis Pandemi COVID-19. Journal of Social Development Studies, 1(2), 2020, 1-13
Dewi, Retia Kartika. (2020). Pro dan
Kontra Menanggapi Pilkada di Tengah Pandemi Corona. Diakses pada https://www.kompas.com/tren/read/2020/09/24/061500865/pro-dan-kontra- menanggapi-pilkada-di-tengah-pandemi-corona-?page=all.
Margianto, Heru. (2020). Dilema Pilkada
di Tengah Corona. Diakses pada https://nasional.kompas.com/read/2020/09/16/09124981/dilema-pilkada-di-tengah- corona?page=all.
Rahman, Muhammad Fathur. (2020).
Representasi Masyarakat Aktif Di Masa Pandemi Covid-19 (Studi Ekonomi dan Sosial Keberagamaan di Bausasran Danurejan Yogyakarta). Jurnal Penelitian, 14(2), 185-216.
Ratih Probosiwi dan Afrinia Lisditya
Putri. (2021). Jogo Tonggo: Solidaritas Masyarakat di Era Pandemi Covid-19. SOSIO KONSEPSIA: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial, 10(2), 177-192.
Ristyastuti, Maria P., Rofii, Muhammad
S. (2021). Analisis Naratif Kebijakan Penyelenggaraan Pilkada Saat Pandemi Covid-19 Di Indonesia. Nusantara: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 8 (2), 47-53.
Ristyawati, Aprista. 2020. Efektivitas
Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 pada Masa Pandemi Darurat Covid-19 di Indonesia. Jurnal Crepido, 2(2), 85-96.
Saleh, Muh. (2022). Partisipasi Politik
(Sebuah Analisa Pemilukada Pada Masa Pendemi Covid). Journal IlmiahRinjani (JIR), 10(1), 146-159.
Sidik, Hery. (2020). Bantul dukung
larangan kampanye terbuka dalam pilkada 2020. Diakses pada https://jogja.antaranews.com/berita/453113/bantul-dukung-larangan-kampanye-terbuka- dalam-pilkada-2020
Utama, Felldy. Kampanye Pilkada
, Bawaslu Temukan 10 Daerah Langgar Protokol Kesehatan https://nasional.okezone.com/read/2020/09/28/337/2284914/kampanye-pilkada- 2020-bawaslu-temukan-10-daerah-langgar-protokol-kesehatan
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Muhammad Salisul Khakim

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Hayinajournal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

Hayina journal is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











