Workshop promosi kesehatan pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak bagi kader
DOI:
https://doi.org/10.31101/hayina.2753Abstract views 538 times
Keywords:
HIV, kader, promosi kesehatanAbstract
Persebaran kasus HIV menurut faktor resiko lebih banyak pada heteroseksual. Kader kesehatan HIV/AIDS melakukan upaya promotif dan preventif yang terkait sebagai bagian community health care as partners (CHCP). Peran transformatif dari kader kesehatan HIV/AIDS berpotensi meningkatkan layanan di masyarakat untuk mengurangi stigma ODHA sehingga tercapai tujuan eliminasi HIV. Tujuan: keberlanjutan kegiatan yang mendukung peningkatan pengetahuan dan perilaku pencegahan penularan HIV dari Ibu ke Anak (PPIA) pada kader maupun masyarakat. Metode: 1) Pemberian materi dari narasumber pakar; 2) Evaluasi pemateri dan pelaksanaan. Hasil: Evaluasi pemateri secara umum sebagai berikut: penguasaan materi sangat baik; kejelasan materi baik; penggunaan bahasa baik; disiplin kehadiran baik; dan interaksi dengan peserta sangat baik. Adapun evaluasi pelaksanaan workshop yang diselenggarakan oleh tim pengabdi STIKes Yogyakarta meliputi: ketepatan waktu pelaksanaan kegiatan baik; pelayanan panitia terhadap peserta sangat baik; hubungan tema kegiatan dengan materi yang disampaikan sangat baik; sarana dan prasarana kegiatan baik; dan informasi yang diberikan panitia sangat baik. Simpulan: evaluasi pemateri dan evaluasi pelaksanaan kegiatan workshop secara umum baik. Ada peningkatan pengetahuan kader tentang pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak.Â
Downloads
References
Ernawati., dkk. 2020. Implementasi Kemitraan Kader Kesehatan HIV/AIDS Untuk Mengurangi Stigma Pada Orang dengan HIV/AIDS: Study Kasus. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa Volume 3 No 4, Hal 513 - 526, November 2020.
Dinkes DIY. 2020. Profil Kesehatan Provinsi DI Yogyakarta Tahun 2020. Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dinkes Yogyakarta, 2020. Profil Kesehatan Kota Yogyakarta Tahun 2020 (Data Tahun 2019). Pemerintah Kota Yogyakarta.
Jovani, A. 2016. Belajar Dari Desa: PKK Sebagai Organisasi Gerakan Perempuan. Jurnal. Arist. Vol. 4 No.1.
Kemenkes RI. 2012. Pedoman Nasional Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak (PPIA). Edisi kedua. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kemenkes RI. 2013. Rencana Aksi Nasional Pencegahan Penularan HIV dari Ibu ke Anak (PPIA) Indonesia 2013-2017. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kemenkes. 2022. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2022 tentang Penanggulangan Human Immunodeficiency Acquired Immuno-Deficiency Syndrom Dan Infeksi Menular Seksual. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Naully, P., Nursidika, P., & Astuti, I. 2019. Pelatihan Kader Kesehatan untuk Prevensi Penyebaran Penyakit HIV/AIDS pada Ibu Rumah Tangga di Batujajar Timur Bandung Barat. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 53-58.
Rochmawati, L., Prabawati, S., Melina, F., Kuswanti, I., & Priyantari, W. 2022. Edukasi Pencegahan Penularan HIV dari Ibu Ke Anak (PPIA) . Jurnal Hayina "Hasil Karya ‘Aisyiyah Untuk Indonesia", 62-67.
Sohimah., dkk. 2020. Pelatihan Pencegahan dan Deteksi Kelompok Risiko HIV/AIDS Ibu Hamil Pada Kader Kesehatan di Desa Slarang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Al-Irsyad Vol. II, No. 2. Oktober 2020.
Solihatul, N., Kartika, E., Sugiharti, R., Yulia, A., Irawan, D., Hamdani, K., & Nurapandi, A. 2022. Pemberdayaan Kader Posyandu untuk Pencegahan Risiko HIV/AIDS . KOLABORASI Inspirasi Madani, 286-290.
Theresia, RM., dkk. 2019. Promosi Kesehatan Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit HIV/AIDS di Karang Taruna X dan Y Cinere, Depok. Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia. Vol. 2, No. 2, November 2019, Hal. 55-61.
WHO. 2013. Global Report UNAIDS Report on The Global AIDS Epidemics.
Downloads
Additional Files
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 lusa rochmawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with Hayinajournal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

Hayina journal is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.











