Program Peka Penting, strategi menurunkan dan mencegah stunting

Authors

  • Endang Koni Suryaningsih Universitas Aisyiyah Yogyakarta
  • Faurina Risca Fauzia Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta
  • Tiwi Sudiyasih Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.31101/hayina.3413
Abstract views 61 times

Keywords:

interdisiplin; kader; keluarga; posyandu; stunting

Abstract

Kecamatan Mantrijeron masuk dalam lokus stunting. Posyandu Brotowali II menjadi mitra dalam PKM ini dengan jumlah 8 orang kader. Kader posyandu perlu bekerja keras untuk mencegah stunting dari kelompok usia balita dan ibu hamil. Asuhan gizi balita dan ibu hamil masih belum terintegrasi dengan baik. Konsep edukasi Family Center Maternity Care berbasis interdisiplin belum pernah diterapkan di wilayah ini, dan sebagian besar kader belum pernah melakukan layanan pendidikan kesehatan secara komprehensif yang melibatkan keluarga (Family-Center Maternity Care), belum adanya layanan pendidikan kesehatan dengan melibatkan lintas profesi (interdisciplinary), dan rendahnya cakupan kunjungan posyandu bagi ibu hamil dan balita. Tujuan dari pengabdian ini untuk meningkatkan kapasitas kader Posyandu Brotowali II tentang upaya pencegahan dan penanganan stunting bagi Ibu hamil dan balita berbasis keluarga (FCMC) melalui pendekatan interdisciplinary (lintas profesi). Metode pada pengabdian ini adalah sosialisasi dan pelatihan tentang konsep FCMC (Family Care Maternity Care) dengan pendekatan interdisciplinary, pembentukan struktur pelayanan pendidikan kesehatan dengan melibatkan lintas profesi (interdisciplinary). Pendampingan kader saat melakukan implementasi kunjungan ke rumah dengan pendekatan keluarga melalui kegiatan skrining status gizi, status KEK, dan berbagi informasi/edukasi terkait program cegah stunting. Luaran pada pengabdian ini adalah peningkatan kapasitas kader dari sisi pengetahuan dan keterampilan pendampingan keluarga balita dan ibu hamil berbasis lintas profesi dan terbentuk layanan Pendidikan kesehatan berbasis interdisiplin. Capaian pengabdian minimal 75% dari total kader mampu menerapkan konsep FCMC dengan melibatkan profesi lain. Luaran lain: (1) artikel ilmiah publish di jurnal Hayina ber e-ISBN (https://ejournal.unisayogya.ac.id/index.php/hayina/article/view/3413); (2) artikel hasil kegiatan terbit di media massa elektronik (https://kumparan.com/humas-1656919124354768040/pencegahan-stunting-dengan-program-peka-penting-berbasis-multidisiplin-21LqECQKAnm/1) ; (3) upload video kegiatan PKM di Youtube LPPM UNISA (https://www.youtube.com/watch?v=Brb0oBtX88M&t=1s).  

References

Hadi, Z., Anwary, A. Z., Kesehatan, F., Universitas, M., Kalimantan, I., Arsyad, M., … Banjarmasin, K. (2022). Kejadian Stunting Balita ditinjau dari Aspek Kunjungan Posyandu dan Perilaku Pemberian ASI Eksklusif. Jurnal Kademika Baiturrahim Jambi (JABJ), 11(1), 1–13.

Mayasari, S. I., & Semwal, J. (2019). Penerapan Edukasi Family Centered Maternity Care (FCMC) terhadap Keluhan Ibu Postpartum Melalui Asuhan Home Care. Jurnal Ners Kebidanan, 6(2), 135–141. https://doi.org/10.26699/jnk.v6i2.ART.p135-141

Munira, S. . (2023). Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022.

Noprida, D., Polapa, D., & Imroatun, T. (2022). Pengaruh Pelatihan Kader Posyandu Terhadap Peningkatan Pengetahuan Tentang Skrining Pertumbuhan dan Perkembangan Balita dengan KPSP Wilayah Pasar Rebo. Jurnal Pengabdianmasyarakat Saga Komunitas, 01(02), 62–68.

Nugraha, S. Y., Fatikhah, N., & Wahyuni, S. T. (2019). Social support family to oncrease parenting pattern to prevent stunting. International Journal of Nursing and Midwivery Sciences, 3(December 2019).

Nugraheni, N., & Malik, A. (2023). Peran Kader Posyandu dalam Mencegah Kasus Stunting di Kelurahan Ngijo Kota Semarang. Lifelong Education Journal, 3(1).

Pakasi, A. M., Korah, B. H., & Imbar, H. S. (2016). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Kader Kesehatan Dengan Pelayanan Posyandu. Jurnal Ilmiah Bidan, 4(1), 15–21.

Rahayuningsih, N., & Margiana, W. (2023). Hubungan Tingkat Pengetahuan Kader Posyandu Dengan Keaktifan Kader Dalam Kegiatan Posyandu Bayi Balita Di Desa Kebarongan Kecamatan Kemranjen. NersMid Jurnal Keperawatan Dan Kebidanan, 0231, 87–95.

Riansih, C. (2022). Hubungan Tingkat Pengetahuan Kader Posyandu Tentang Deteksi Dini Risiko Tinggi Pada Ibu Hamil Dengan Sikap Melapor Pada Tenaga Kesehatan The Relationship between the Level of Knowledge of Posyandu Cadres about Early Detection of High Risks in Pregnant Wom. Jurnal Permata Indonesia, 13(November), 100–106.

Setianingsih, Musyarofah, S., Livana, & Indrayati, N. (2023). Tingkat Pengetahuan kader dalam upaya pencegahan stunting. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa, 5(3), 447–454.

Suryaningsih, E. K., Wahyuning, T., Astuti, P., & Hidayah, N. (2023). Pendampingan revitalisasi posyandu balita dan lansia pasca pandemi. In Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (Vol. 1, pp. 678–683).

Yuliani, E., Yunding, J., & Haerianti, M. (2023). Pelatihan Kader Kesehatan Deteksi Dini Stunting Pada Balita Di Desa Betteng. Jurnal Abadimas Adi Buana, 41–46.

Downloads

Published

2023-10-25

Issue

Section

Articles

SHARE THIS