Manfaat Posyandu Edelwis pada balita untuk cegah stunting di Desa Kramat

Authors

  • Iin Setiawati Universitas Noor Huda Mostova
  • Selvia Nurul Qomari Universitas Noor Huda Mostova
  • Dana Daniati Universitas Noor Huda Mostova

DOI:

https://doi.org/10.31101/hayina.4591
Abstract views 5 times

Keywords:

posyandu, status gizi, stunting

Abstract

Masalah gizi buruk, terutama stunting, masih menjadi tantangan serius dalam pembangunan kesehatan di Indonesia. Prevalensi stunting di Desa Kramat 7,14% tahun 2024. Desa Kramat memberikan kontribusi paling besar meningkatkan angka kejadian stunting di wilayah Puskesmas Bangkalan dari desa lainnya. Sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat, Posyandu memiliki peran strategis dalam mendeteksi dini kasus stunting dan mencegah kejadian baru melalui berbagai kegiatan promotif dan preventif. Metode pengabdian masyarakat ini adalah mengoptimalkan kegiatan di Posyandu yang merupakan sahabat Masyarakat dan melibatkan mahasiswa yang tengah KKN, melakukan kegiatan Posyandu sesuai standar yaitu Tempat 1: Pendaftaran, Tempat 2: Penimbangan, tempat 3: Pencatatan, tempat 4: Pelayanan kesehatan dan tempat 5: Penyuluhan kesehatan. Hasil pengabdian masyarakat didapatkan bahwa hampir seluruhnya status gizi balita BB/U normal, status gizi balita BB/PB normal, dan balita normal tidak stunting. Namun, didapatkan pula balita yang mengalami kurang gizi 3 balita dan stunting 5 balita. Meminta ibu untuk lebih teratur membawa balitanya ke posyandu untuk mendeteksi dini pertumbuhan dan perkembangan balita, sehingga balita tidak mengalami stunting.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alfarisi, R., Nurmalasari, Y., & Nabilla, S. (2019). Status gizi ibu hamil dapat menyebabkan kejadian stunting pada balita. Jurnal Kebidanan Malahayati, 5(3), 271–278. https://doi.org/10.33024/jkm.v5i3.1404

Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. (2023). Profil kesehatan Provinsi Jawa Timur tahun 2022. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.

Ida, A. S. (2021). Pengaruh Edukasi Kelas Ibu Hamil Terhadap Kemampuan Dalam Deteksi Dini Komplikasi Kehamilan. Jurnal Inovasi Penelitian, 2(2), 345–350. https://stp-mataram.e-journal.id/JIP/article/view/561

Isnaini, Y. S., Yuliaprida, R., & Pihahey, P. J. (2021). Hubungan Usia, Paritas Dan Peker Hubungan Usia, Paritas Dan Pekerjaan Terhadap Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil. Nursing Arts, 15(2), 65–74. https://doi.org/10.36741/jna.v15i2.153

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020 tentang standar antropometri anak. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Panduan pengelolaan posyandu bidang kesehatan. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kumalasari, D., & Wulandari, U. R. (2024). Kebiasaan Makan pada Balita Stunting di Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri. Jurnal Kesehatan PerintiS (Perintis’s Health Journal), 11(1), 28–34. https://doi.org/10.33653/jkp.v11i1.1075

Kurniawati, N., & Yulianto, Y. (2022). Pengaruh Jenis Kelamin Balita, Usia Balita, Status Keluarga Dan Pendapatan Keluarga Terhadap Kejadian Pendek (Stunted) Pada Balita Di Kota Mojokerto. Pengembangan Ilmu Dan Praktik Kesehatan, 1(1), 76–92. https://doi.org/10.56586/pipk.v1i1.192

Mulyasari, I., Jatiningrum, A., Setyani, A. P., & Kurnia, R. R. S. S. (2022). Faktor Risiko Stunting pada 1000 Hari Pertama Kehidupan. Amerta Nutrition, 6(1SP), 177–183. https://doi.org/10.20473/amnt.v6i1sp.2022.177-183

Munira, S. L. (2023). Hasil survei status gizi Indonesia (SSGI) 2022. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Oklaini, S. T., Neni, Rifda Sari, R. M., Nengsih, D. A., Apriyani, W., & BR Siregar, T. I. (2022). Hubungan Pengetahuan Dan Paritas Dengan Kunjungan Kelas Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Muara Kelingi Kabupaten Musi Rawas. Journal Of Midwifery, 10(2), 65–73. https://doi.org/10.37676/jm.v10i2.3256

Setiawati, I. D. D. H. Z. (2024). Kesehatan Melalui Media Buku Kia. 6(April), 6–14.

Setiawati, I., Daniati, D., & Qomari, S. N. (2025). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian stunting pada balita. Faletehan Health Journal, 12(2), 213-218. https://doi.org/10.37010/mnhj.v3i2.750

Setiawati, I., & Firdaus, N. (2023). Kelas ibu hamil dapat mewujudkan kehamilan sehat untuk mencegah stunting. 2(2), 102–110.

Setiawati, I., & Maulana, T. (2024). Hubungan Riwayat Anemia dan Kurang Energi Kronis ( KEK ) pada Ibu Hamil dengan Kejadian Stunting. Jurnal Faletehan, 11(1), 8–15. https://doi.org/https://doi.org/10.33746/fhj.v11i01

Setiawati, I., Nikmah, N., & Irawati, T. (2023). Stimulasi tumbuh kembang balita dengan pijat bayi di desa buluh socah bangkalan. 5(April), 1–5.

World Health Organization. (2020). World health statistics 2020: Monitoring health for the SDGs, sustainable development goals. World Health Organization.


Downloads

Published

2026-04-23

Issue

Section

Articles