Faktor resiko kejadian cedera pada pemain futsal putra dan putri porda Sleman
DOI:
https://doi.org/10.31101/jitu.2665Abstract views 899 times
Keywords:
cedera futsal, faktor intrinsik, faktor ekstrinsikAbstract
Latar Belakang: Futsal merupakan olahraga yang memerlukan banyak tenaga serta kekuatan fisik, hal ini dikarenakan pemain diharuskan untuk terus bergerak dan berlari. Resiko cedera pada olahraga futsal tergolong tinggi. Dalam Permainan futsal resiko yang dapat menyebabkan cedera terbagi menjadi 2 faktor yakni intrinsik dan ekstrinsik. Tujuan: Untuk mengetahui angka kejadian cedera pada atlet futsal porda Sleman yang diakibatkan faktor intrinsik dan ekstrinsik. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dan menggunakan teknik total sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah pemain futsal putra dan putri porda Sleman yang berjumlah 39 orang. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner kejadian cedera pada pemain futsal. Hasil: Uji Chi-Square yang diperoleh untuk persentase keseluruhan kejadian cedera berdasarkan faktor intrinsik (p value = 4,048) dengan nilai p=0,044 (p<0,05). Untuk persentase keseluruhan kejadian cedera berdasarkan faktor ekstrinsik (p value = 4,692) dengan nilai p=0,030 (p<0,05). Maka dapat dikatakan bahwa ada hubungan faktor resiko kejadian cedera pada pemain futsal putra dan putri porda Sleman. Kesimpulan: Semua faktor menunjukkan adanya keterkaitan ataupun hubungan dengan kejadian cedera. Untuk persentase cedera intrinsik yakni (41,0%), untuk persentase cedera ekstrinsik yakni (44,9%) dan untuk yang tidak mengalami cedera yakni (14,1%). Saran: Untuk peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian mengenai pencegahan ataupun intervensi terhadap cedera pada pemain futsal.
Downloads
References
Alanazi, H.M. (2016). Role of Warming-up in Promoting Athletes Health and Skills. Volume 6, Issue 1, January 2016.
Chussurur, M. M. (2015). Survei Cedera Dalam Permainan Futsal Pada Jenis Lapangan Rumput Sintetis, Semen Dan Parquette (Lantai Kayu) Di Kota Semarang. Skripsi. Universitas Negeri Semarang.
Fadlilah, S., & Rahil, N. H. (2019). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Pencegahan Cidera Muskuloskeletal Pada Pemain Futsal. Jurnal Keperawatan BSI, 7(1), 66–75. https://ejournal.bsi.ac.id/ejurnal/index.php/jk/article/view/5271
FIFA. (2015). Law of the Game. Diakses pada Mei 2022 di https://www.fifa.com/
Hardianto. (2015). Penanganan Cedera pada Atlet Sepak Bola dan Futsal. Jakarta: Bumi Aksara
Herdiandanu, E & Djawa, B. (2020). DI SMA Egy Herdiandanu *, Bernard Djawa. 97–108.
Marom, H., & Rohman, F. (2014). Kondisi Psikologis Pemain Futsal Yang Pernah Mengalami Cedera Dalam Kejuaraan Futsal Se-Kabupaten Tuban. Moh. Husnul Marom Drs. Fatkur Rohman K., M . Pd. 02(03), 103–110.
Mu’ Minin, Amirul. (2019). Hubungan Warming Up Dengan Kejadian Cedera Pada Pemain Badminton Di Kabupaten Sleman Yogyakarta. Skripsi. Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta.
Nemcic et al,. (2016). Faculty of Kinesiology, University of Zagreb, Zagreb, Croatia Original scientific paper. 9, 88–92.
Prasetyo, H. J. (2015). Kegunaan Terapi Dan Rehabilitasi Dalam Cedera olahraga. Jurnal Phederal Penjas, 11(2).
Salehian, M., Nasim, P., Fatemeh, K., Akram, M., & Shabnam, A. (2014). Relationship Between Sport Injuries of Neck and Trunk with Fitness Factors in Futsal Players. Journal Bulletin of Environment, Pharmacology and Life Sciences, 3(2), 63-66.
Sari, R. M., & Pulungan, W. N. (2019). Identifikasi Penanganan Cedera Pada Atlet Futsal Putri Fik Unimed. Sains Olahraga : Jurnal Ilmiah Ilmu Keolahragaan, 3(1), 24. https://doi.org/10.24114/so.v3i1.13058
Setia. (2013). Deskripsi Faktor Resiko Dan Ketepatan Penanganan Cedera Tungkai Kaki Pada Olahraga Sepakbola Di Klub “Bigreds†Yogyakarta Tahun 2013. Skripsi. Universitas Negeri Yogyakarta.
Sumadi, D., Hariyanto, T., & Candrawati, E. (2018). Analisis Faktor Risiko Injury pada Atlet Futsal di Champion Futsal Tlogomas Malang. Nursing News, 3 (1)(1), 777–786.
ULUÖZ, E. (2016). Investigation of Sport Injury Patterns in Female Futsal Players. International Journal of Science Culture and Sport, 4(21), 474–474. https://doi.org/10.14486/intjscs606
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Wulan Anggreini Kadir, Lailatuz Zaidah, Andry Ariyanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










