Hubungan antara Menstrual Symptom dan aktivitas fisik terhadap produktivitas akademik remaja putri

Authors

  • Daniya Nur Fadhilah Universitas Muhammadiyah Malang
  • Sri Sunaringsih Ika Wardojo Universitas Muhammadiyah Malang
  • Atika Yulianti Universitas Muhammadiyah Malang

DOI:

https://doi.org/10.31101/jitu.4502
Abstract views 0 times

Keywords:

aktivitas fisik, menstrual symptom, produktivitas akademik

Abstract

Tingginya tingkat prevalensi dismenore primer merupakan keluhan yang umum terjadi dikalangan remaja putri dan berpotensi menurunkan produktivitas akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara menstrual symptom dan aktivitas fisik terhadap produktivitas akademik akibat nyeri dismenore primer pada remaja putri SMAN 1 Batu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain analitik korelasional dan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 100 siswi dipilih secara acak dengan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian meliputi Menstrual Symptom Questionnaire (MSQ), Physical Activity Questionnaire for Adolescents (PAQ-A), dan Student Productivity Scale (SPS). Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden sejumlah (73%) berusia 17 tahun, memiliki tipe menstrual symptom congestive (64%), tingkat aktivitas fisik sedang (74%), dan produktivitas akademik tinggi (76%). Uji Chi-Square menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara menstrual symptom dengan produktivitas akademik (p = 0,198 > 0,05), serta antara aktivitas fisik dengan produktivitas akademik (p = 0, 365 > 0,05). Kesimpulannya, baik menstrual symptom maupun tingkat aktivitas fisik tidak berhubungan secara signifikan terhadap produktivitas akademik akibat nyeri dismenore primer pada remaja putri SMAN 1 Batu. Hasil penelitian ini menunjukkan produktivitas akademik bersifat multifaktorial dimana terdapat faktor lain yang lebih berkengaruh terhadap produktivitas akademik dibanding hanya efek fisiologis maupun tingkatan aktivitas fisik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afriany, A. (2020). Gender dan Tingkat Nyeri Dismenore: Apakah Dukungan Sosial dan Kecemasan Ikut Berpengaruh? AN-NISA, 12(2), 664–671. https://doi.org/10.30863/AN.V12I2.664

Ammar, U. R. (2016). Faktor Risiko Dismenore Primer pada Wanita Usia Subur di Kelurahan Ploso Kecamatan Tambaksari Surabaya. Jurnal Berkala Epidemiologi, 4(1), 37–49. https://doi.org/10.20473/jbe.V4I12016.37-49

Aprilia, T. A., Prastia, T. N., & Nasution, A. S. (2022). Hubungan Aktivitas Fisik , Status Gizi dan Tingkat Stres dengan Kejadian Dismenore pada Mahasiswi di Kota Bogor. Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat, 5(3), 296–309. https://ejournal.uika-bogor.ac.id/index.php/PROMOTOR/article/view/6171/3539

Aulya, Y., Kundaryanti, R., & Rena, A. (2021). Hubungan Usia Menarche dan Konsumsi Makanan Cepat Saji dengan Kejadian Dismenore Primer pada Siswi di Jakarta Tahun 2021. Jurnal Menara Medika, 4(1), 10–21.

Bras, Y. Le, Andreo, I. M., Jambon, E., & Grenier, N. (2022). Diagnosis and Management of Pelvic Venous Disorders in Females.

Dar, M., Khan, A., Shah, S. S., Aleem, A., Jaber, A. A. S., Hussain, M., & Khan, G. M. (2025). Evaluation of Health-Related Quality of Life of Female Students Suffering from Primary Dysmenorrhea: Findings of a Cross-Sectional Study from Pakistan. Frontiers in Public Health, April, 1–11. https://doi.org/10.3389/fpubh.2025.1467377

Fasya, A., Arjita, I. P. D., Pratiwi, M. R. A., & Andika, I. B. Y. (2022). Hubungan Aktivitas Fisik dan Tingkat Stres dengan Kejadian Dismenorea Primer pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 12(3), 511–526.

Fitriningtyas, E., Redjeki, E. S., & Kurniawan, A. (2017). Usia Menarche, Status Gizi, Dan Siklus Menstruasi Santri Putri. Preventia : The Indonesian Journal of Public Health, 2(2), 58. https://doi.org/10.17977/um044v2i2p58-56

Hartinah, D., Wigati, A., & Maharani, L. V. (2023). Pengaruh Terapi Farmakologi Dan Non-Farmakologi Terhadap Penurunan Nyeri Menstruasi. Jurnal Ilmu Keperawatan Dan Kebidanan, 14(1), 245–252. https://doi.org/10.26751/jikk.v14i1.1676

Hidayah, A. N., Ramli, R., & Jama, F. (2024). Studi Fenomenologi Perilaku Remaja Putri dalam Mengatasi Dismenore. Window of Nursing Journal, 5(2), 146–155. https://doi.org/10.33096/won.v5i2.1019

Ilmi, A. F., & Selasmi, E. W. (2019). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri Kelas XI di SMA Negeri 6 Tangerang Selatan. Edu Masda Journal, 3(2), 175. https://doi.org/10.52118/edumasda.v3i2.39

Kapadi, R., & Elander, J. (2020). Pain Coping, Pain Acceptance and Analgesic Use as Predictors of Health-Related Quality of Life Among Women with Primary Dysmenorrhea. European Journal of Obstetrics and Gynecology and Reproductive Biology, 246, 40–44. https://doi.org/10.1016/j.ejogrb.2019.12.032

Mann, G., Shirin, S., Bann, S., Yong, P. J., Goshtasebi, A., Prior, J. C., & Kalidasan, D. (2024). Menstrual Cramps in Anovulatory versus Normally Ovulatory Cycles — SARS-COV-2 Pandemic Daily Data Plus a Meta-Analysis of Cramps and Anovulation. Journal of Pain Research, 17, 2363–2374. https://doi.org/10.2147/JPR.S457484

Meliana, D., & Kisnawaty, S. W. (2025). Hubungan Aktivitas Fisik dan Status Gizi dengan Siklus Menstruasi pada Remaja Putri di SMA Batik 2 Surakarta. Ghidza: Jurnal Gizi Dan Kesehatan, 9(1), 168–175. http://jurnal.fkm.untad.ac.id/index.php/ghidza/index

Munro, A. K., Hunter, E. C., Hossain, S. Z., & & Keep, M. (2021). A Systematic Review of the Menstrual Experiences of University Students and the Impacts on Their Education: A Global Perspective. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0257333

Ningrum, Y. C., Noviani, N. E., & Fauzia, F. R. (2023). Hubungan Minum Kopi dan Screen Time dengan Aktivitas Fisik pada Remaja. Prosiding Seminar Nasional Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat LPPM Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta, 1, 481–490. https://proceeding.unisayogya.ac.id/index.php/prosemnaslppm/article/view/84

Nurwany, R., Ramadhani, N. T., Putri, S. S. F., Zulissetiana, E. F., bin Laeto, A., & & Bianda, A. (2025). Physical Activity Impact on Severity of Dysmenorrhea among Junior High School Students: A Cross Sectional Study. Indonesian Journal of Obstetrics and Gynecology, 13(2), 91–97. https://doi.org/10.32771/inajog.v13i2.2734

Patel, H. D., & Patel, H. (2024). Influence of physical activity on menstrual pain among young women in Ahmedabad. International Journal of Health Sciences and Research, 14(2), 194–197. https://doi.org/10.52403/ijhsr.20240226

Perwiraningtyas, P., & Juwita, L. (2025). Penyuluhan Kesehatan: Gangguan Menstruasi pada Remaja. Jurnal LENTERA, 5(1), 85. https://journal.stikesyarsimataram.ac.id/index.php/lentera/article/view/85-91

Trisnowiyanto, B., & Andriani, I. (2024). The Relationship Between Physical Activity Level on The Severity of Dysmenorrhea. Jurnal Keolahragaan, 12(1), 21–28. https://doi.org/10.21831/jk.v12i1.71600

Triwahyuningsih, R. Y., Rahfiludin, M. Z., Sulistiyani, S., & Widjanarko, B. (2024). Role of Stress and Physical Activity on Primary Dysmenorrhea: a Cross-Sectional Study. Narra J, 4(1), 2–7. https://doi.org/10.52225/narra.v4i1.685


Downloads

Published

2026-04-10

How to Cite

Fadhilah, D. N., Wardojo, S. S. I., & Yulianti, A. (2026). Hubungan antara Menstrual Symptom dan aktivitas fisik terhadap produktivitas akademik remaja putri. Journal Physical Therapy UNISA, 6(1), 19–27. https://doi.org/10.31101/jitu.4502

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.