Title:


The description of the causes of young marriage


Author:


Mail Ririn Wahyu Hidayati(1*)

(1) Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta, Indonesia
(*) Corresponding Author
10.31101/ijhst.v4i1.2511| Abstract views : 117 | PDF views : 11

Abstract


Marriage at young age has risks of reproductive health such as premarital pregnancy, anemia, to cervical cancer. Based on WHO data in 2018, there were 16 million young women aged 15-19 years who gave birth (WHO, 2018). Therefore, the researcher intends to know the description of the factors that cause marriage at a young age. This research was conducted semi-qualitatively, the number of participants was 14 pairs of prospective brides and grooms. Sampling technique with total sampling. Data analysis with frequency distribution and open interview. The results obtained that the bride and groom aged < 19 years were 100% female and 42.9% male.42.9% of prospective grooms and 100% of women had not worked. The results of in-depth interviews with prospective brides who decided to marry at a young age because they were pregnant outside of marriage. Meanwhile, according to the prospective groom, he decided to get married because he felt he was capable enough to meet his needs, was responsible for his actions and already liked each other. Young marriages occur no longer because of lack of knowledge, but because of premarital pregnancy, inappropriate perceptions of marriage, and economic problems. 


Keywords


marriage; teenagers; young age; young marriage

Full Text:

PDF

References


Agtikasari, N. (2015). Hubungan Pengetahuan tentang Pernikahan Usia Dini dengan Sikap Siswa terhadap Pernikahan Dini di SMA Negeri 2 Banguntapan. Retrieved from http://digilib.unisayogya.ac.id

Arianto, H. (2019). Peran Orang Tua dalam Upaya Pencegahan Pernikahan Dini. Lex Jurnalica volume 16 No 1.

BPS. (2019). Statistik Kesejahteraan Rakyat: Walfare Statistics. Retrieved from https://Doi.Org/4101002

Chasanah, I. N., Pratiwi , K., & Martuti, S. (2016). Postpartum Blues pada Persalianan dibawah Usia Dua Puluh Tahun. Jurnal Psikologi Undip Vol.15 No.2 , 117-123.

Dosom, A. M., Dion, J., & Nahak, M. P. (2021). Eksplorasi Respon Adaptasi Calista Roy pada Remaja yang Hamil di Luar Nikah di Puskesmas Oesapa Kota Kupang. CHMK Midwifery Scientific Journal, 4(1), 259-268.

Fadlyana, E., & Larasaty, S. (2016). Pernikahan Usia Dini dan Permasalahannya. Sari Pediatri, 136-41.

Firdaus, M. F., & Lubis, S. (2022 ). Dispensasi Perkawinan Bagi Calon Istri Yang Hamil Diluar Nikah Dibawah Usia 19 Tahun (Studi Kasus Di Pengadilan Agama Stabat Kabupaten Langkat. Jurnal Pusat Studi Pendidikan Rakyat, 160-170.

Hadiono, A. (2018). Pernikahan Dini Dalam Perspektif Psikologi Komunikasi. Jurnal Darussalam; Jurnal Pendidikan, Komunikasi dan Pemikiran Hukum. Volume IX, Nomor 2, 385-397.

Hastuty, Y. D. (2016). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Terjadinya Pernikahan Dini di Desa Sunggal Kanan Kabupaten Deliserdang. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Malikussaleh, 59-68.

Heryanto, M. L., Nurasiah, A., & Nurbayanti, A. (2020). Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Kejadian Pernikahan Usia Dini pada Wanita Usia Muda di Desa Malausma, Majalengka. Journal of Midwifery Care, 78-86.

Hikmah, M. (2018). Quo Vadis Penundaan Pencatatan Perkawinan bagi Wanita Hamil di Luar Nikah. Jurnal Hukum dan Syari’ah, 1-11.

Inayah, N. (2017). Penetapan Dispensasi Nikah Akibat Hamil diluar Nikah di Pengadilan Agama Yogyakarta Tahun 2010-2015 (Analisis Hukum Acara Peradilan Agama). Al-Ahwal Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol.10. No. 2, 16 hal.

Khilmiyah, A. (2014). Retrieved from Pandangan Remaja dan Orangtua terhadap Pernikahan Dini dalam Membangun Keluarga di Kabupaten Bantul: http://repository.umy.ac.id/handle/123456789/3574

Kumalasari, I., & Andhyantoro. (2014). Kesehatan Reproduksi. Jakarta: Salemba Medika.

Lihu, S. P., Ishak, F., & Kasa, S. (2019). Gambaran Pengetahuan tentang Dampak Pernikahan Dini pada Remaja Putri Kelas XI di SMK Negeri 1 Limboto. AKADEMIKA, Jurnal Ilmiah Media Publikasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, 11.

Mahfudin, A., & Waqi'ah, K. (2016). Pernikahan Dini dan Pengaruhnya terhadap Keluarga di Kabupaten Sumenep Jawa Timur. Jurnal Hukum Keluarga Islam, 33-49.

Moleong, L. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi revisi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Nikmah, J. (2021). Pernikahan Dini Akibat Hamil di Luar Nikah Pada Masa Pandemi. Journal of Family Studies: SAKINA, 19 hal.

Nora, H., & Sulistyaningsih, W. (2018). The Tendency to Marry Early in Terms of Parent's Educational Level and Adolescent's Perception of Early Marriage. Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi (Psikologia).

Notoatmodjo, S. (2012). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan Revisi 2012. Jakarta: PT.RINEKA CIPTA .

Novanti, N., Anasari, T., & Khosidah, A. (2013). Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Kejadian Kehamilan diluar Nikah pada Remaja di Kecamatan Randudongkal. Jurnal Kebidanan , 5 hal.

Prabowo, B. A. (2013). Pertimbangan Hakim dalam Penetapan DispensasiPerkawinan Dini Akibat Hamil di Luar Nikah padaPengadilan Agama Bantul. Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM NO. 2 VOL. 20, 300 - 317.

Purwaningsi, E., & Setyaningsih, R. T. (2014). Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Kejadian Pernikahan Usia Dini di Jambu Kidul, Ceper, Klaten. Jurnal Involusi Kebidanan Vol.4 No.7, 1-12.

Rahmah, M., & Anwar, Z. (2015). The Effect of Psychoeducation Early Marriage in Reducing Early Marriage Intentions in Adolescents. Jurnal Intervensi Psikologi Vol. 7 No. 2.

Sari, R. M., Silviani, Y. E., & Supriyanto, G. (2020). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Pernikahan Dini di Desa Ujung Alih Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang Tahun 2019. Nursing Inside Community , 8.

Septianah, T. I., Solehati, T., & Widianti, E. (2019). Hubungan Pengetahuan, Tingkat Pendidikan, Sumber. Jurnal Riset Hesti Medan Akper Kesdam I/BB Medan, 73-81.

Setiawati, E. (2018). Hubungan Pengetahuan Remaja tentang Resiko Pernikahan Dini dengan Keinginan Melakukan Pernikahan Dini. Jurnal Ilmiah Kesehatan Ar-Rum salatiga, 7 hall.

Tampubolon, E. P. (2021). Permasalahan Perkawinan Dini di Indonesia. Jurnal Indonesia Sosial Sains, 2(5), 738–746.

UNICEF. (2019). Early marriage: a harmful traditional practice,. Retrieved from www.unicef.org.

UUPerkawinan. (2019, Oktober 15). Undang-undang (UU) tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Retrieved from Undang-undang (UU) tentang Perubahan atas Undang-undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan: https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/122740/uu-no-16-tahun-2019

WHO. (2018). World Health Statistics 2018. Monitoring Health for the SDGs, Sustainable Development Goals.

Yanti, Hamidah, & Wiwita. (2018). Analisis faktor Penyebab dan Dampak Pernikahan Dini di Kecamatan Kandis Kabupaten Siak. Jurnal Ibu dan Anak, 96-103.




DOI: https://doi.org/10.31101/ijhst.v4i1.2511

Article Metrics

Abstract view : 117 times
PDF - 11 times

Cited By

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 International Journal of Health Science and Technology



International Journal of Health Science and Technology

Indexing by :
Google Scholar International Journal of Health Science and TechnologyIJHST
Universitas 'Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta
Kampus Terpadu: Jalan Siliwangi (Ring Road Barat) No. 63, Nogotirto, Gamping, Sleman, Yogyakarta 55292, Indonesia
Telepon: (+62274) 4469199
Fax.: (+62274) 4469204
Email: ijhst@unisayogya.ac.id

Lisensi Creative Commons
International Journal of Health Science and Technology is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License..