Analisis Kesesuaian Penggunaaan Alat Kontrasepsi Dengan Tujuan BerKB menggunakan Aplikasi e-KABE

Authors

DOI:

https://doi.org/10.31101/jkk.1732
Abstract views 1310 times

Keywords:

aplikasi e-KABE, efektifitas, kesesuaian alat kontrasepsi, keluarga berencana

Abstract

Program Keluarga Berencana (KB) di Indonesia merupakan salah satu upaya dalam mengendalikan dan menurunkan laju pertumbuhan penduduk dengan cara meningkatkan angka prevalensi kontrasepsi. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang sebuah aplikasi yang dapat membantu akseptor KB terwujud kesesuaian penggunaan alat kontrasepsi dengan tujuan ber-KB. Aplikasi e-KABE dirancang untuk dapat membantu para akseptor sehingga meningkatkan efektifitas alat kontrasepsi, didalam aplikasi tersebut terdapat beberapa menu diantaranya reminder meminum pil KB dan kunjungan ulang untuk KB Suntik. Metode penelitian yang digunakan kualitatif dengan analisis data reduction (reduksi data), data display (penyajian data-data) dan conclusion drawing atau verifikasi. Dari hasil uji coba terhadap 7 akseptor KB aplikasi e-KABE dinyatakan dapat membantu dalam mengingatkan waktu meminum pil dan kunjungan ulang KB Suntik.

References

Adebayo, S. B., Gayawan, E., Ujuju, C., & Ankomah, A. (2013). Modelling Geographical Variations And Determinants Of Use Of Modern Family Planning Methods Among Women Of Reproductive Age In Nigeria. Journal Of Biosocial Science, 45(1), 57–77. Https://Doi.Org/10.1017/S0021932012000326

Adetunji, J. A. (2011). Rising Popularity Of Injectable Contraceptivesin Sub-Saharan Africa. African Population Studies, 25(2). https://doi.org/10.11564/25-2-247

Afiat dkk. (2018). Tingkat Partisipasi Masyarakat Dalam Pelaksanaan Program Keluarga Berencana (KB) di Desa Maligano Kecamatan Maligano Kabupaten Muna. Universitas Halu Oleo.

AM Rosliza, M. M. (2010). Male Participation And Sharing of Responsibility in Strengthening Family Planning Activities in Malaysia. Malaysian Journal of Public Health Medicine, 10(1), 23–27. file:///E:/ANNISA - Copy/PVJ/Jurnal internasional/Male Participation and Sharing of Responsibility in Strengthening Family Planning Activities in Malaysia.pdf

Antini, A., & Trisnawati, I. (2016). Hubungan pengetahuan, Sikap Dan Budaya Akseptor Kb Terhadap Pemilihan Metode AKDR di Wilayah Kerja Puskesmas Anggadita kabupaten Karawang. Jurnal Kebidanan Unimus.

BKKBN. (2014). Keluarga Berencana Kontrasepsi. In Jurnal Keperawatan.

Chanty Yunie Hartiningrum, A. R. (2020). Participation of Family Planning Acceptors with The Bobodoran Culture Approach in The Community of Sumulagung Village Cikunir Tasikmalaya 2019. Jurnal Kebidanan, 10(1), 30–36. https://doi.org/http://doi.org/10.31983/jkb.v10il.5443

Coughlin SS, Whitehead M, Sheats JQ, Mastromonico J, S. S. (2016). A Review of Smartphone Applications for Promoting Physical Activity. Jacobs Journal of Community Medicine.

Dhillon, P., Singh, G., Ram, F., Kumar, P., & Saggurti, N. (2020). Increasing role of abstinence and infecundity in non-use of contraceptive methods in India. Journal of Biosocial Science. https://doi.org/10.1017/S0021932020000115

Eliason, S., Awoonor-Williams, J. K., Eliason, C., Novignon, J., Nonvignon, J., & Aikins, M. (2014). Determinants of Modern Family Planning Use Among Women Of Reproductive Age In The Nkwanta district of Ghana: a case–control study. Reproductive Health, 11(1), 65. https://doi.org/10.1186/1742-4755-11-65

Glasier, A., & Gebbie, A. (2016). Family Planning/Contraception. In International Encyclopedia of Public Health. https://doi.org/10.1016/B978-0-12-803678-5.00155-7

Hakim A.R. (2013). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Partisipasi Usia Subur Dalam Program KB di Kecamatan Kauman Kabupaten Ponorogo. Universitas Negeri Surabaya.

Handayani, L., Suharmiati, S., Hariastuti, I., & Latifah, C. (2013). Peningkatan Informasi Tentang KB: Hak Kesehatan Reproduksi yang Perlu Diperhatikan oleh Program Pelayanan Keluarga Berencana. Buletin Penelitian Sistem Kesehatan. https://doi.org/10.22435/bpsk.v15i3

Kemenkes RI. (2019). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2018. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan RI. (2014). Pusat data Dan Informasi.

Kementerian Kesehatan RI. (2018). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2017.

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. (2016). Kajian partisipasi Organisasi Perempuan Dalam Menurunkan Angka Kematian Ibu Di Provinsi Jawa Barat. https://www.kemenpppa.go.id/lib/uploads/list/1ebac-kajian-partisipasi-organisasi-perempuan-dalam-menurunkan-angka-kematian-ibu.pdf

LeRouge, C. & Wickramasighe, N. (2013). A Review of User-Centered Design for Diabetes-Related Consumer. Journal of Diabetes Science and Technology, 8.

Nugroho, C. G., Nugroho, D. & Fitrianisih, S. H. (2015). Sistem Pendukung Keputusan Untuk Pemilihan Metode Kontrasepsi Pada Pasangan Usia Subur Dengan Algoritma K-Nearest Neighbour (Kkn). Jurnal Ilmiah Sinus, 10.

Pastor Z, Holla K, C. R. (2013). The Influence of Combined Oral Contraceptives On Female Sexual Desire: a Systemic Review. The European Journal of Contraception And Reproductive Health Care, 18, 27–43.

Prasetyo T. (2013). Analisis faktor Yang Mempengaruhi PUS Mengikuti Keluarga Berencana (KB) di Wilayah Kerja Puskesmas Sambirejo Kabupaten Srageni. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Puji Astuti, T. W., Dewi, T. N., & Kuntjoro, T. (2018). Hubungan Konseling Terhadap Pengambilan Keputusan Kesertaan Keluarga Berencana Dalam Perspektif HAM di kota yogyakarta. Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan Aisyiyah, 12(1), 1–10. https://doi.org/10.31101/jkk.120

Puskesmas Cigalontang. (2020). Laporan Rekapan Pendataan Keluarga Berencana.

Puspita S. (2019). Dukungan Istri, Peran Petugas KB dalam Peningkatan Partisipasi Pria dalam Keluarga Berencana. ARTERI: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(1), 43–49.

Ririn Agustini, Dwi Martiana Wati, A. R. (2015). Kesesuaian Penggunaan Alat Kontrasepsi Berdasarkan Permintaan KB pada Pasangan Usia Subur (PUS) di KecamatanPuger Kabupaten Jembe. Pustaka Kesehatan UNEJ, 3(1), 155–162. file:///C:/Users/User/AppData/Local/Temp/2519-1-4991-1-10-20160312.pdf

Rismawati, S. (2012). Unmet Need: Tantangan Program KB dalam menghadapi Ledakan Penduduk 2030. Bandung: Magister Kebidanan Fakultas Kedokteran UNPAD Bandung.

Riyanti, E., Nurlaila, N., & Ningsih, T. R. (2015). Gambaran Pemakaian dan Kepatuhan Jadwal Penyuntikan Ulang Kontrasepsi Suntik. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan. https://doi.org/10.26753/jikk.v11i1.102

Statista. (2017). The Statistic Portal (Onlien). 9.//www.statista.com/ [Accessed 2018].

Sudarti, K., Prasetyaningtyas, P., & Artikel, I. (2011). Jurnal Dinamika Manajemen Peningkatan Minat dan Keputusan Berpartisipasi Akseptor KB. JDM.

Supriadi. (2017). Faktor yang Berhubungan Dengan Penggunaan Alat Kontrasepsi Pada Pasangan Usia Subur Di Wilayah Kerja Puskesmas Kapasa. Univeristas Makasar.

Suwardono, B. P., Fatah, M. Z., & Farid, N. N. (2020). Description of the Low Participation of Family Planning Acceptor in Bangkalan Regency. Jurnal PROMKES, 8(1), 121. https://doi.org/10.20473/jpk.V8.I1.2020.121-131

Urban, M., Banks, E., Egger, S., Canfell, K., O’Connell, D., Beral, V., & Sitas, F. (2012). Injectable and Oral Contraceptive Use and Cancers of the Breast, Cervix, Ovary, and Endometrium in Black South African Women: Case–Control Study. PLoS Medicine, 9(3), e1001182. https://doi.org/10.1371/journal.pmed.1001182

Downloads

Additional Files

Published

2021-06-01

How to Cite

Rahmidini, A., & Hartiningrum, C. Y. (2021). Analisis Kesesuaian Penggunaaan Alat Kontrasepsi Dengan Tujuan BerKB menggunakan Aplikasi e-KABE. Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan Aisyiyah, 17(1), 30–47. https://doi.org/10.31101/jkk.1732

Issue

Section

Articles

SHARE THIS