Pengaruh TENS (transcutaneus electrical nerve stimulation) terhadap intensitas nyeri pada pasien post operasi sectio caesarea

Authors

  • Agus Sarwo Prayogi Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Jl. Tata Bumi No. 3 Banyuraden Gamping Sleman DISTA Yogyakarta 55293
  • Yeyen Yuliana Prodi Ilmu Keperawatan Stikes Surya Global Yogyakarta Indonesia
  • Ana Ratnawati Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Jl. Tata Bumi No. 3 Banyuraden Gamping Sleman DISTA Yogyakarta 55293

DOI:

https://doi.org/10.31101/jkk.424
Abstract views 5079 times

Keywords:

TENS, intensitas nyeri, post operasi, sectio caesarea

Abstract

Ketidaknyamanan atau nyeri bagaimanapun keadaannya harus diatasi, karena kenyamanan merupakan kebutuhan dasar manusia. Penelitian ini bertujuan: untuk mengetahui pengaruh TENS (Transcutaneus Electrical Nerve Stimulation) terhadap intensitas nyeri pada pasien post operasi sectio caesarea.Metode Penelitian ini pre eksperimental dengan rancangan penelitian one group pretes-posttest design. Responden dalam penelitian ini berjumlah 30 responden dengan menggunakan teknik accidental. Analisa data menggunakan uji Wilxocon. Hasil Penelitian menunjukkan ada pengaruh TENS (Transcutaneus Electrical Nerve Stimulation) terhadap intensitas nyeri pada pasien post operasi sectio caesare.  Simpulan: TENS dapat dimanfaatkan sebagai intervensi keperawatan penanganan nyeri pada pasien post operasi sectio caesarea.

References

ACOG. (2010). American College of Obtetricianes and Gynecologist. http://www.Method of Midtrismester Abortion. ACOG technical Bulletin

Andarmoyo. (2013). Konsep & Proses Keperawatan Nyeri. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Andrian. Liesa Novemi & Agus Sarwo Prayogi. (2015). Terapi Es (Cold Therapy) Berpengaruh Terhadap Intensitas Nyeri Pasien Post Operasi Tonsilektomi, Jurnal Keperawatan Volume 2. No. 1. Februari 2015 : 71-86, ISSN 2356-265X, AKPER YKY Yogyakarta

Anggarini. (2013). Efektivitas Terapi “Transcutaneous Electric Nerve Stimulation†Dalam Menurunkan Nyeri Kronik Pada Penderita Osteoarthritis Di Sleman Didapat Dari Http://Etd.Ugm.Ac.Id/Index.Php?Mod=Penelitian_Detail&Sub=Penelitiandetail&Act=View&Typ=Html&Buku_Id=61023&Obyek_Id=4 [Diakses 22 Januari 2015].

Bisri, T. (2013). Anestesi Obstreti. Bandung: Saga Olahcitra.

Cunningham G.F et al. (2010). Williams Obstetrics. USA: McGraw-Hill Company

Hawker G.A., Mian S., Kendzerska T. and French M. (2011). Measures of adult pain: Visual Analog Scale for Pain (VAS Pain), Numeric Rating Scale for Pain (NRS Pain), McGill Pain Questionnaire (MPQ), Short-Form McGill Pain Questionnaire (SF-MPQ), Chronic Pain Grade Scale (CPGS), Short Form-36 Bodily Pain Scale (SF-36 BPS), and Measure of Intermittent and Constant Osteoarthritis Pain (ICOAP), Arthritis Care and Research, 63 (SUPPL. 11), 240–252.

Hidayat A. Aziz. Alimul. (2006). Pengantar Kebutuhan Dasar Manusia Aplikasi Konsep dan Proses Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.

Lukman dan Ningsih. (2013). Asuhan Keperawatan Pada Klien Dengan Gangguan Sistem Muskuloskeletal. Jakarta : Salemba Medika.

Novitasari. Devi. (2016). Perbedaan Penambahan Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) Pada Core Stability Exercise Terhadap Penurunan Nyeri Punggung Bawah (NPB) Non Spesifik. Naskah Publikasi. Program Studi Fisioterapi S1 Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta. digilib.unisayogya.ac.id/2147/1/naskah%20publikasi.pdf.

Potter & Perry. (2006). Buku Ajar Fundamental Keperawatan: Konsep, Proses, dan Praktik, Edisi 4. Jakarta. EGC.

Pranata, Satriya; Heri Nugroho & Untung Sujianto. (2016). Pengaruh Transcutaneous Electrinal Nerve Stimulation (Tens) Terhadap Penyembuhan Luka. Nurscope. Jurnal Keperawatan dan Pemikiran Ilmiah. 2 (1). 1-12, jurnal.unissula.ac.id/index.php/jnm/article/download/951/761

Prasetyo. (2010). Konsep dan Proses Keperawatan Nyeri. Graha Ilmu. Yogyakarta

Rosyid, F. (2010). Perbandingan Keefektifan Stimulasi Saraf Elektrik Transkutan (Tens) Dan Terapi Es Terhadap Penurunan Intensitas Nyeri Pada Pasien Simple Simple Fraktur Di Ruang Premedikasi Instalasi Bedah Sentral RSU

Haji Surabaya. Jurnal, Universitas Muhammadiyah Surabaya. www.fik.umsurabaya.ac.id.

Smeltzer, Suzanne C. dan Bare, Brenda G. (2012). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Brunner dan Suddarth (Ed.8, Vol. 1,2), Alih bahasa oleh Agung Waluyo…(dkk), EGC, Jakarta.

Suyani, Mochammad Anwar, Herlin Fitriana Kurniawati. (2016). Pengaruh Massage Counterpressure Terhadap Intensitas Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif. Jurnal Kebidanan dan Keperawatan, Vol. 12, No. 1, Juni 2016: 20-28. ISSN Online. 2477 8184. Universitas Aisyiyah Yogyakarta.

Tamsuri, Annas. (2007). Konsep dan Penatalaksanaan Nyeri. Jakarta: EGC

Yulifah. (2009). Penggunaan Stimuli Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) Dapat Menurunkan Intensitas Nyeri Dan Tingkat Kecemasan Pada Persalinan Kala I di Rumah Sakit Haji Kota Batu Malang. http://Download.Portalgaruda.Org/Article.Php?Article=17976&Val=1114&Title.

Downloads

Published

2018-12-05

How to Cite

Prayogi, A. S., Yuliana, Y., & Ratnawati, A. (2018). Pengaruh TENS (transcutaneus electrical nerve stimulation) terhadap intensitas nyeri pada pasien post operasi sectio caesarea. Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan Aisyiyah, 14(2), 91–100. https://doi.org/10.31101/jkk.424

Issue

Section

Articles

SHARE THIS