Pengaruh pemberian kukis ekstrak daun kelor pada ibu nifas terhadap produksi asi dan berat badan bayi di Kabupaten Bekasi

Authors

  • Rifka Alindawati AKBID Bhakti Husada Cikarang
  • Suryani Soepardan STIKes Dharma Husada Bandung
  • Hidayat Wijayanegara STIKes Dharma Husada Bandung

DOI:

https://doi.org/10.31101/jkk.699
Abstract views 1109 times

Keywords:

berat badan bayi, kukis ekstrak daun kelor, nifas, produksi asi

Abstract

Tujuan  penelitian ini untuk mengetahui adanya  pengaruh kukis ekstrak daun kelor terhadap produksi ASI dan berat badan bayi. Metode penelitian yang digunakan adalah Studi Observasional prospektif dengan pretest-posttest control group design. Jumlah responden sebanyak 72 ibu nifas, terdiri atas 36 responden kelompok perlakuan dan 36 responden kelompok pembanding. Penelitian dilakukan  pada bulan  Juli-Agustus 2018 di  4 klinik yang ada di Kabupaten Bekasi. Peneliti menggunakan uji Wilcoxon dan Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah pemberian kukis ekstrak daun kelor selama 14 hari terdapat peningkatan produksi ASI pada kelompok perlakuan sebanyak 112,5 mL dan pada kelompok pembanding 45 mL (p=0,00). Nilai median sebelum diberikan pada kelompok perlakuan 72,5 mL dan setelah diberikan kukis menjadi 185 mL. Peningkatan berat badan bayi pada kelompok perlakuan 575 gram, pada kelompok pembanding 225 gram (p=0,00). Nilai median sebelum diberikan kukis pada kelompok perlakuan 2.700 gram dan setelah diberikan kukis menjadi 3.275 gram. Hal tersebut menunjukkan pengaruh pemberian kukis ekstrak daun kelor terhadap produksi ASI dan berat badan bayi. Simpulan, terdapat pengaruh pemberian kukis ekstrak daun kelor terhadap produksi ASI dan berat badan bayi. Hal tersebut dapat dijadikan acuan bahwa pemberian kukis ekstrak daun kelor dapat dijadikan makanan alternatif atau tambahan untuk meningkatkan produksi ASI dan berat badan bayi. Bidan dapat menyampaikan manfaat kukis ekstrak daun kelor tersebut pada saat melakukan pelayanan kebidanan. 

References

Aditama, V. S. (2014). Tiga Faktor Utama yang Mempengaruhi Produksi ASI pada Ibu Menyusui. 7, 11.

Agus Sulistyowati, Kusuma Wijaya Ridi Putra, & Umami, R. (2017). Hubungan Antara Usia Dan Tingkat Pendidikan Dengan Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Perawatan Payudara Selama Hamil Di Poli Kandungan Di Rsu Jasem, Sidoarjo. https://doi.org/10.5281/ZENODO.1464319

Amar, S. (2011). Genetic Variation and Inheritance of Phytosterol Content in Brassica Napus L. 77.

Aprilia, D., Krisnawati, A. M., & Surabaya, Stik. W. B. (n.d.). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kelancaran Pengeluaran ASI pada Ibu Postpartum. 7.

Atok, Y. S., & Tumeluk, M. F. (2021). Hubungan Konsumsi Daun Kelor dengan Produksi ASI Eksklusif pada Ibu Menyusui Suku Timor Kelurahan Manutapen. 9(1), 9.

Botha, M. N. D., Setiasih, N. L. E., & Susari, N. N. W. (2018). Penambahan Tepung Daun Kelor dalam Pakan Meningkatkan Berat Hati Tikus Putih. Buletin Veteriner Udayana, 132. https://doi.org/10.24843/bulvet.2018.v10.i02.p05

Chahyanto, B. A., & Roosita, K. (2014). Kaitan Asupan Vitamin A dengan Produksi Air Susu Ibu (ASI) pada Ibu Nifas. Jurnal Gizi dan Pangan, 8(2), 83. https://doi.org/10.25182/jgp.2013.8.2.83-88

De Aguiar Brotto, L. D., Brusque Marinho, N. D., Miranda, I. P., Lima, E. de F. A., Costa Leite, F. M., & Primo, C. C. (2015). Use of galactogogues in breastfeeding management: Integrative literature review. Revista de Pesquisa Cuidado é Fundamental Online, 7(1), 2169–2180. https://doi.org/10.9789/2175-5361.2015.v7i1.2169-2180

Hadju, V., & As’ad, S. (2016). Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Kelor terhadap Kuantitas dan Kualitas Air Susu Ibu (ASI) pada Ibu Menyusui Bayi 0-6 Bulan. 12(3), 9.

Hall, J. E., & Guyton, A. C. (2011). Guyton and Hall textbook of medical physiology (12th ed). Saunders/Elsevier.

Haryadi. (2011). Kelor Herbal Multi Khasiat. Delta Media.

Hitipeuw, A. J., As’ad, S., & Mappawere, N. A. (2016). Efektitifitas Pemberian Vitamin pada Ibu Hamil Trimester III terhadap Produksi ASI di RSUD DR. M. Haulussy Ambon. 11.

Kemenkes RI. (2018). Hasil utama riskesdas 2018. Kemenkes RI.

Kemenkes RI. (2019). Profil Kesehatan 2018. Kemenkes RI.

Kent, J. C., Prime, D. K., & Garbin, C. P. (2012). Principles for Maintaining or Increasing Breast Milk Production. Journal of Obstetric, Gynecologic & Neonatal Nursing, 41(1), 114–121. https://doi.org/10.1111/j.1552-6909.2011.01313.x

Kuswanto, K., Purnomo, H., & Anggraini, D. D. (2020). The Effectiveness of Kelor Leaves Powder on The Production of Breast Milk and Immunoglobulin A (Ig.A). JURNAL KEBIDANAN, 10(2). https://doi.org/10.31983/jkb.v10i2.6458

Penagos Tabares, F., Bedoya Jaramillo, J. V., & Ruiz-Cortés, Z. T. (2014). Pharmacological Overview of Galactogogues. Veterinary Medicine International, 2014, 1–20. https://doi.org/10.1155/2014/602894

Situmorang, T. S. (2019). Pengaruh Konsumsi Air Rebusan Daun Katuk terhadap Pengeluaran Produksi ASI pada Ibu Nifas di Bidan Praktek Mandiri Manurung Medan Tahun 2018. Indonesian Trust Health Journal, 1(2), 55–60. https://doi.org/10.37104/ithj.v1i2.13

Suksesty, C. E., & Ikhlasiah, M. (2017). Pengaruh Jus Campuran Kacang Hijau terhadap Peningatan Hormon Prolaktin dn Berat Badan Bayi. Jurnal Ilmiah Bidan, Vol II(3), 9.

WHO. (2019). World health statistic overview 2019: Monitoring health for the SDGs. WHO.

Downloads

Published

2021-12-01

How to Cite

Alindawati, R., Soepardan, S., & Wijayanegara, H. (2021). Pengaruh pemberian kukis ekstrak daun kelor pada ibu nifas terhadap produksi asi dan berat badan bayi di Kabupaten Bekasi. Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan Aisyiyah, 17(2), 283–193. https://doi.org/10.31101/jkk.699

Issue

Section

Articles

SHARE THIS