Penurunan Ompalitis pada Bayi dengan Prosedur Memandikan dan Perawatan Tali Pusat

Authors

  • indaryani indaryani Akademi Kesehatan Yayasan Sapta Bakti Bengkulu, Indonesia
  • Supiyah Supiyah Poltekes Kemenkes Padang, Indonesia
  • Surya Dharma Fakultas Farmasi Universitas Andalas, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31101/jkk.1036

Keywords:

mpalitis, SOP, mandi, perawatan tali pusat, bayi

Abstract

 Infeksi tali pusat (ompalitis) adalah infeksi paling umum pada tali pusat bayi. Mandi dan perawatan tali pusat bayi sesuai dengan Prosedur Operasi Standar (SOP) adalah salah satu cara untuk mencegah ompalitis. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh penerapan standar mandi dan perawatan tali pusat dengan insiden ompalitis pada bayi. Metode penelitian kuasi eksperimental. Pengambilan sampel dengan teknik accidental sampling. Data dianalisis menggunakan uji Mann Whitney. Hasil penelitian menunjukkan penerapan standar mandi dan perawatan tali pusat berpengaruh signifikan terhadap kejadian ompalitis (p=0,03). Studi ini merekomendasikan agar memandikan dan perawatan tali pusat sesuai SOP sebagai cara mengurangi kejadian ompalitis pada bayi. 

References

Asiyah, N., Islami, I., & Mustagfiroh, L. (2017). Perawatan Tali Pusat Terbuka Sebagai Upaya Mempercepat Pelepasan Tali Pusat. Indonesia Jurnal Kebidanan, 1(1), 29-36.

Damanik, R. (2019). Hubungan Perawatan Tali Pusat dengan Kejadian Infeksi pada Bayi Baru Lahir di RSUD Dr. Pirngadi Medan 2019. Jurnal Keperawatan Priority, 2(2), 51-60.

Dharma, KK. (2011). Metodologi Penelitian Keperawatan : Panduan melaksanakan dan menerapkan hasil penelitian. Jakarta : Tim

Depkes RI. (2015). Asuhan persalinan normal. Jakarta: Depkes RI.

Depkes (2016). Data infeksi tali pusat pada bayi. Medan : Depkes.

Erenel, AS, Vural, G, Efe, SY, Ozkan, S, Ozgen, S, Erenuglu, R. (2010). Comparison of Olive Oil and Dry-Clean Keeping Methods in Umbilical Cord Care Microbiological. Matern Child Health J. (diakses pada 26 Februari 2014)

Hastomo & Sabri. (2010). Statistik Kesehatan ed.5. Jakarta : Bina Aksara

Hidayat, AA. (2008). Pengantar Ilmu Kesehatan Anak. Jakarta : Salemba Medika

Kosim, M.S, dkk. (2010). Buku Ajar Neonatologi. Jakarta : IDAI

Kurniadi, A. (2013). Manajemen Keperawatan dan Prospektifnya : Teori Konsep dan Aplikasi. Jakarta : FKUI.

Lestari, (2013) . Panduan belajar: keperawatan ibu-bayi baru lahir ed.3. Jakarta : EGC.

Notoadmodjo, S. (2010). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta

Nursalam. (2011). Konsep Dan penerapan metodologi Penelitian keperawatan. Jakarta : Salemba Medika. Perwitasari, N. (2007). Tingkat Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Perawatan Tali Pusat di Puskesmas Margangsan. Yokyakarta : Respati.

Purnamasari, L. (2016). Perawatan Topikal Tali Pusat untuk Mencegah Infeksi pada Bayi Baru Lahir. Cermin Dunia Kedokteran, 43(5), 395-398.

Ronald, H.S. (2011). Pedoman perawatan balita. Bandung : Nuansa Aulia.

Rukiyah, AY. (2012). Asuhan Bayi, Bayi dan Anak. Jakarta : TIM

Saipuddin. (2014). Pelayanan kesehatan ibu dan bayi. Jakarta :EGC

Saryono & Anggraeni, MD. (2013). Metodologi Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif dalam bidang kesehatan. Yogyakarta : Nuha Medika.

Sastoasmoro, S. (2011). Dasar-dasar Metodelogi Penelitian Klinis,

Ed.4. Jakarta : CV.Sagung Seto.

Simamora, R. (2012). Buku Ajar Manajemen Keperawatan. Jakarta :EGC

Sitorus, R & Panjaitan, R. (2011). Manajemen keperawatan: Manajemen keperawatan di ruang rawat inap. Jakarta : CV.Sagung Seto.

Sodikin (2015). Buku Saku Perawatan Tali Pusat. Jakarta : EGC.

Sogiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan Kombinasi, (Mixed Method). Bandung: Alfabeta

Sopiyaduin, D. (2011). Statistik Untuk Kedokteran dan Kesehatan Deskriptif, Bivariat, dan Multivariat dilengkapi Aplikasi dengan Menggunakan SPSS. Jakarta Salemba Medika.

Suarli & Bacthiar. (2010). Manajemen Keperawatan dengan Aplikasi Pendekatan Praktis. Jakarta : Erlangga

Wulandari, S., & Kusumawati, L. S. (2020). Pengaruh Pelatihan Perawatan Tali Pusat Terhadap Keterampilan Ibu Dalam Perawatan Tali Pusat Pada Ibu Nifas Di Masa Pandemi. Jurnal Bidan Pintar, 1(2), 150-160.

Yefri R, Mayetti dan Machmud. (2010). Kolonisasi kuman dan kejadian omfalitis pada tiga regimen perawatan tali pusat pada bayi baru lahir. Sari pediatri, Vol. 11 No.5.

Yuliana, F., Mahpolah, M., & Rosyana, D. (2017). Metode Perawatan Tali Pusat Terbuka Pada Bayi Di Ruang Bayi Rsud. Ulin Banjarmasin. Dinamika Kesehatan: Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan, 8(1), 19-24.

Yunanto, A., Hartoyo, E., & Budiarti, L. Y. (2016). Peran Alkohol 70%, Povidon-Iodine 10% dan Kasa Kering Steril dalam Pencegahan Infeksi pada Perawatan Tali Pusat. Sari Pediatri, 7(2), 58-62.

Yuspita (2017). Sepsis pada neonatus (sepsis neonatal). Sari Pediatri, Vol. 2,

No. 2 : 96-102.

Downloads

Published

2021-07-27

How to Cite

indaryani, indaryani, Supiyah, S., & Dharma, S. (2021). Penurunan Ompalitis pada Bayi dengan Prosedur Memandikan dan Perawatan Tali Pusat. Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan Aisyiyah, 17(1), 120–134. https://doi.org/10.31101/jkk.1036

Issue

Section

Articles

Citation Check

Similar Articles

1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.