Pengaruh pembelajaran e-learning terhadap peningkatan motivasi dan kognitif mahasiswa keperawatan

Authors

  • Dion Kunto Adi Patria Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia
  • Sri Sundari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia
  • Moh. Afandi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31101/jkk.2153

Keywords:

e-learning, motivation, cognitive

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pembelajaran e-learning terhadap motivasi dan kognitif mahasiswa. Desain penelitian adalah kuantitatif quasi experimental. Pengambilan sampel menggunakan non probability sampling. Randomisasi dengan membagi kelompok e-learning dan kelompok konvensional, didapatkan sampel 93 mahasiswa setiap kelompok. Uji validitas pada kuesioner motivasi diperoleh nilai r hitung = 0,254 > r tabel. Uji kuesioner MCQ kognitif diperoleh nilai r hitung = 0,275 > r tabel. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan bahwa kognitif mahasiswa dengan nilai rata-rata kelompok intervensi sebesar 77,53 ± 9,263 dan kelompok kontrol 76,69 ± 10,475. Motivasi mahasiswa dengan nilai rata-rata kelompok intervensi sebesar 77,53 ± 9,263 dan kelompok kontrol 76,69 ± 10,475. E-learning dengan pembelajaran konvensional diperoleh hasil tidak ada perbedaan bermakna.

References

Adams, N. (2015). Bloom’s taxonomy of cognitive-learning objectives. Jurnal of the Medical Library Association, 103, no. 3, 152–153.

Agung, P. (2013). Perbedaan berfikir dan hasil belajar biologi siswa kelas X SMA Negeri 7 Malang berdasarkan gender dengan penerapan strategi Jigsaw. Universitas Negeri Malang.

Anggiyani Ratnaningtyas eka, D. (2017). Pengaruh penerapan pembelajaran e-learning terhadap kemandirian dan minat belajar mahasiswa pada mata kuliah wawasan dan kajian mipa. Journal.Uinjkt.Ac.Id.

Aristian., M. (2016). Analisis Niat Penggunaan E-Learning Menggunakan Technology Acceptance Model pada Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Ayu, I. (2014). Perilaku mencatat dan kemampuan memori pada proses belajar. Psikologi Udayana, 1, no 2, 241–250.

Benson, J. E. (2011). Young adult Identities and their pathways: A developmental and life course model. Developmental Psychology, 47 (6), 1646.

Buditjahjanto, I. N. (2017). Learning Programming Technique through Visual Programming Application as Learning Media with Fuzzy Rating. Int. J. Inf. Commun. Technol. Educ. IJICTE, 13, 53–73. https://doi.org/10.4018

Cemal. (2011). Using the moodle learning manajemen sistem in problem base learning methode. International Online Jurnal of Education Science, 20113(3), 1021–1045.

Doni septumarsa ibrahim, S. p. (2014). Pengaruh penggunaan e-learning terhadap motivasi dan prestasi belajar matematika siswa sd negeri tahunan yogyakarta. Prima Edukasia, 2 nomer 1, 2014. https://journal.uny.ac.id/index.php/jpe/ar

Harsasi, M. (2015). The use of open educational resources in online-learning. Turk Online J. Distance Educ. TOJDE, 16, 74–87.

Herman. (2010). Membangun course E-Learning berbasis Moodle. Universitas Negeri Yogyakarta.

Hujair. (2015). Media pembelajaran interaktif-inofatif. Kaukaba Dipantar.

Izmirli, S. (2015). Factor motivating preservice teachers for online learning within the context of ARCS motivation mode. Turkish Online Jurnal of Distance Education (TOJDE), 16, 2, 56–68.

Kurniawan. (2014). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Implementasi E-learning di Kalangan Mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta di Kota Palembang. Prosiding SNaPP2014 Sains, Teknologi, Dan Kesehatan, Vol 4, No.1.

Mehren. (2015). Intrinsic Motivation Comparative Investigation between Nursery, Midwifry, and Medicine Students During Internship in Iran. Procedia - Social and Behavioral Sciences 185, 185 – 189.

moodle. (2019). http://moodle.org/sites/. (n.d.).

Mukhtar. (2015). Dasar Penelitian Kualitatif. Gelar Pustaka.

Notoatmodjo. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta.

Nursalam. (2011). Proses dan dokumentasi keperawatan, konsep dan praktek. Salemba Medika.

Rouleau, G. J. (2017). Effects of E-Learning in a continuing education context on nursing care. BMJ Open, 7 (10.

Schunk, D. H. (2013). Toward a conceptual model of mentoring research: Integration with self-regulated learning. Educational Psychology Review, 25, 361–389.

Selzer, R. V. (2015). The effects of utilizing a near patient E-Learning tool on medical student learning. Med. Teach, 37, 558–565.

Susilana, R. (2009). Media Pembelajaran Hakikat, Pengembangan, Pemanfaatan dan Penilaian. CV. Wacana Prima.

Wibawa, B. d. (2008). Media Pengajaran. Dikti.

Zanjani N., E. S. (2017). The important elements of LMS design that affect user engagement with e-learning tools within LMSs in the higher education sector. Australas. J. Educ. Technol, 33, 19–31. https://doi.org/. https://doi.org/10

Downloads

Published

2021-06-01

How to Cite

Adi Patria, D. K., Sundari, S., & Afandi, M. (2021). Pengaruh pembelajaran e-learning terhadap peningkatan motivasi dan kognitif mahasiswa keperawatan. Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan Aisyiyah, 17(1), 145–158. https://doi.org/10.31101/jkk.2153

Issue

Section

Articles

Citation Check

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.